PANGKALAN KERINCI – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pelalawan mengambil langkah taktis guna mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah yang bernilai strategis. Hari ini, 16 Juli 2026 bertempat di Kantor Bappeda Kabupaten Pelalawan, digelar Rapat Pembahasan Kesiapan Fasilitas Gedung Teknopolitan terkait Rencana Pemanfaatan sebagai Pesantren Islam Terpadu.
​Pertemuan strategis ini mempertemukan berbagai pihak guna merumuskan formulasi pemanfaatan gedung milik pemerintah daerah tersebut agar memiliki daya guna yang lebih luas, khususnya di sektor pendidikan keagamaan bagi masyarakat Pelalawan.

​Peralihan fungsi sebuah aset daerah memerlukan kajian yang mendalam, tidak hanya dari segi legalitas pemanfaatan aset, namun juga kesiapan fisik bangunan. Hal ini mencakup kesiapan sarana, prasarana, kelayakan struktur bangunan, fasilitas sanitasi, hingga zonasi kawasan demi memastikan lingkungan belajar nantinya benar-benar representatif, aman, dan nyaman bagi para santri.

​Rapat koordinasi ini dihadiri langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Pelalawan Zulkifli, S.Ag., M.Si serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Pelalawan yang ditunjuk oleh Bupati Pelalawan.