Bappeda Pelalawan Ikuti Lokakarya Hasil Diagnostik Pembiayaan Lanskap, Dorong Pembangunan Berkelanjutan

PEKANBARU – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pelalawan mengikuti Lokakarya Hasil Diagnostik Pembiayaan Lanskap yang diselenggarakan oleh Siak Pelalawan Landscape Programme (SPLP), Selasa (27/10/2026), bertempat di Hotel Premiere Pekanbaru.

Bappeda Kabupaten Pelalawan diwakili oleh Fungsional Perencana, Ibu Sisilia Bay, SP, dan Sendri Pratiwi, S. Pwk. Keikutsertaan perwakilan Bappeda ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya memperkuat perencanaan pembangunan daerah yang memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan serta potensi ekonomi daerah.

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.30 hingga 13.00 WIB ini merupakan lokakarya lanjutan dari kegiatan pembiayaan lanskap yang telah dilaksanakan pada 4 Agustus 2026. Lokakarya tersebut bertujuan mengonsultasikan hasil diagnostik pembiayaan lanskap bersama berbagai pemangku kepentingan, baik dari unsur pemerintah, mitra pembangunan, organisasi masyarakat sipil, dunia usaha, maupun sektor perbankan.

Lokakarya dibuka dengan sambutan dari Bappeda Provinsi Riau serta pengantar dari SPLP. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan hasil diagnostik pembiayaan lanskap, identifikasi tantangan dan peluang, serta pemetaan para pihak yang berperan dalam mendukung pembiayaan lanskap berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta juga mengikuti diskusi kelompok untuk memberikan masukan terhadap hasil diagnostik yang telah disusun oleh SPLP. Diskusi ini menjadi ruang untuk menyampaikan pandangan, mengidentifikasi potensi kerja sama, serta membahas peluang pengembangan skema pembiayaan yang dapat mendukung pengelolaan lanskap secara berkelanjutan.

Melalui keikutsertaan dalam lokakarya ini, Bappeda Kabupaten Pelalawan diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah yang selaras dengan prinsip keberlanjutan lingkungan dan pengembangan potensi daerah.

Partisipasi ini juga menjadi kesempatan untuk memperoleh masukan dan memperluas perspektif dalam proses perencanaan pembangunan, khususnya terkait integrasi aspek lingkungan, ekonomi, dan keberlanjutan ke dalam arah kebijakan pembangunan sesuai dengan potensi serta kebutuhan Kabupaten Pelalawan.

Dengan adanya sinergi lintas sektor dan dukungan pembiayaan yang tepat, upaya pengelolaan lanskap berkelanjutan di Kabupaten Pelalawan diharapkan dapat terus dikembangkan guna mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

(Humas Bappeda Pelalawan/Kartono)